In.My.Mind - Imam An-Nasaī

Khamis27.Muharraam_1447H
(24-Jul-2025)

Imam An‑Nasāʾī adalah seorang ulama hadits terkemuka dalam tradisi Islam Sunni, dan tergolong salah satu dari enam compiler hadits utama (Kutub al‑Sittah). Berikut ringkasan profil beliau:

🕌 Identitas & Latar Belakang

Nama lengkap: Abū ʿAbd al‑Raḥmān Aḥmad ibn Shuʿayb ibn ʿAlī ibn Sinān ibn Baḥr al‑Khurāsānī an‑Nasāʾī, dinamakan “an‑Nasāʾī” karena berasal dari kota Nasa, Khurāsān (sekarang di Turkmenistan)  .

Lahir sekitar 214–215 H (≈829 M) di Nasa, Khurāsān  .

Wafat tahun 303 H (≈915 M), dengan pendapat menyebutkan wafat dan dimakamkan di Ramlah, Palestina, atau Makkah  .

📚 Ilmu & Perjalanan Studi

Mulai menuntut ilmu sejak kecil; sudah hafal Al‑Qur’an pada usia 8 tahun  .

Di usia 15 tahun, beliau memulai perjalanan panjang ilmu ke Baghlān, Hijāz, Iraq, Syām, Mesir, dan tempat-tempat kajian lain  .

Belajar dari pelbagai ulama besar termasuk Imam al‑Bukhārī, Abu Dāwūd, Ishāq ibn Rahawaih, Qutayba ibn Saʿīd, Ahmad ibn Ḥanbal, dan lainnya  .

Akhirnya menetap di Mesir, kemudian Damaskus, dan akhir hidupnya di Palestina atau Makkah  .

✍️ Karya & Metodologi

As‑Sunan al-Kubrā: karya besar beliau dalam bentuk kompilasi penuh hadits  .

Sunan al‑Ṣughrā (juga dikenal sebagai Sunan an‑Nasāʾī): Ringkasan karya beliau yang memuat sekitar 5.700 hadits dan termasuk dalam Kutub al‑Sittah  .

Juga menulis risalah-risalah lainnya seperti Daʿāfāʾ wa al-Matrūkīn (daftar perawi lemah), Khaṣāʾiṣ Ali, dan teks terkait fiqih, tafsir, dan sanad  .

🌿 Karakter & Penghargaan

Dikenal memiliki hafalan kuat, sangat kritis dalam ilmu jarḥ wa taʿdīl (penilaian periwayat) dan 'ilal (deteksi kelemahan hadits)  .

Sangat taqwa: rutin puasa Senin–Kamis atau puasa Daud (selang-seling), rajin shalat malam, haji setiap tahun, dan ikut jihad  .

Berwibawa dan dihormati oleh ulama sezamannya—seperti Ibn al‑ʿAṭṭīr, ad‑Daraqutnī, al‑Zahābī, dan para murid besar yang menganggapnya sebagai salah satu muhaddith terbaik di zamannya  .

🔍 Kesimpulan

Imam An‑Nasāʾī adalah figur besar dalam ilmu hadits:

Sebagai muhaḍḍith yang ketat dan teliti, beliau memastikan kualitas periwayatan yang tepercaya.

Sunan an‑Nasāʾī beliau adalah salah satu dari Kutub al‑Sittah, dijunjung tinggi oleh umat Sunni.

Karakternya yang zuhud dan berilmu membuatnya dihormati di berbagai penjuru dunia muslim.





Comments

Popular posts from this blog